Pertama Kali Kena Asam Urat, Kaki Bengkak sampai Tak Bisa jalan

22 November 2023, sekira pukul 01.20 dini hari saya terbangun. Satu-satunya alasan terbangun karena tiba-tiba merasakan nyeri luar biasa di pangkal jempol kaki kiri.

Saya langsung ambil kesimpulan serampangan bahwa itu adalah asam urat.

Ada beberapa faktor yang mungkin mendukung kesimpulan saya itu. Seperti genetik dari orang tua yang kena asam urat, kurang gerak dan olahraga, kerja hanya duduk sepanjang hari, sering tidur siang dan malam, hingga makan sembarangan.

Tengah malam saya berjalan dengan pincang ke kamar mandi. Kencing. Kembali ke kamar mencoba tidur, siapa tahu setelah bangun akan kembali seperti semula.

Ternyata tidak bisa tidur. Saya berjalan ke ruang tamu, lagi-lagi dengan kaki yang pincang. Menyulut sebatang rokok, dua batang, tiga batang.

Hingga azan subuh bergema, saya paksakan untuk mengambil wudlu. Salat dengan berdiri, dan menunggu istri bangun.

Ia cukup kaget, sebentar saja, kemudian buru-buru pergi ke apotek untuk membeli beberapa pil pereda nyeri. Setelah meminumnya, saya tertidur.

Ini pertama kalinya kaki kiri saya bermasalah. Hingga saat ini, saya tidak memeriksakan ke dokter. Sebagaimana vonis bengkel tentang kerusakan motor yang menelan lebih banyak biaya daripada perkiraan, vonis dokter pastinya sama-sama menyeramkan. Apalagi yang rusak adalah anggota tubuh.

Untung saja, sementara ini pekerjaan saya hanya duduk dan menulis. Sehingga masih ada kesempatan untuk tetap bekerja meski dengan kaki yang kurang baik.

Saya membaca beberapa artikel kesehatan di internet, ternyata asam urat tidak bisa disembuhkan, dan hanya bisa dikurangi gejala nyerinya saja. Itu menjadi kenyataan yang cukup pahit, mengingat saya masih belum genap 30 tahun.

Di usia yang masih mudah ini, serta masih banyak hal yang tampaknya perlu saya lakukan. Dengan pengalaman merasakan sakit nyeri di kaki sampai tidak bisa jalan, saya memiliki semangat baru untuk mengubah kebiasaan.

Sebagai seorang suami, ayah, sekaligus kakak tertua dari adik-adik yang masih kecil. Keterbatasan gerak ini cukup menyedihkan. Mulai sekarang, sepertinya saya mesti mengorbankan hal-hal menyenangkan, dan bersedia menanggung segala kesulitan dalam memenuhi kebutuhan.

Aih, mungkin ini juga berasal dari kebiasaan jongkok di kamar mandi yang terlampau lama. Sehingga aliran darah di kaki menjadi kurang lancar. Atau karena kebiasaan mabuk saat masih kuliah dulu, merusak organ ginjal secara perlahan.

Entahlah, semuanya sudah terjadi, dan seperti kebanyakan takdir yang sudah terjadi, kita cukup menerimanya saja.

Pertama Kali Kena Asam Urat, Kaki Bengkak sampai Tak Bisa jalan
Ilustrasi asam urat (bukan kaki saya)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url